Overview Operasional Bank
Bank adalah Lembaga keuangan yang usaha pokoknya menghimpun dana dari masyarakat, menyalurkan kembali dalam bentuk kredit atau pinjaman dan menawarkan jasa jasa lainnya.
Jenis-jenis Bank
A. Bank dilihat dari segi kepemilikannya
- Bank Pemerintah : Bank mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN
- Bank Swasta Nasional : BCA, CIMB Niaga, Bank Muamalat, Bank Danamon, dll.
- Bank Milik Pemda : PT. Bank Jatim, PT. Bank DKI, PT. Bank Lampung
- Bank Milik Asing : Standard Chartered Bank, Bank of America, Citibank.
- Bank Milik Campuran : Resona Perdania, Bank Commonwealth, Bank ANZ Indonesia.
B. Bank dilihat dari lingkup Operasional
1. Bank Devisa
Dapat melaksanakan transaksi ke luar negeri atau yang berhubungan dengan mata uang asing secara keseluruhan
2. Bank Non Devisa
Tidak dapat melakukan transaksi ke luar negeri dan valuta asing seperti halnya bank devisa.
3. Bank dilihat dari perjanjian
Prinsip Konvensional : Bank Konvensional
Prinsip Syariah : Bank Syariah
4. Bank dilihat dari Modal
a. Buku I Modal kurang dari satu triliun maka Produk dan aktiva dasar dalam Rupiah dan ekspansi kredit mencapai lebih dari 55% , Jasa yang ditawarkan adalah Bilyet Giro dan Safe Deposit Box, dari modal minimal tersebut dapat menarik pemodal asing dan akan menambah investor asing luar yang artinya akan lebih banyak dana dari dalam negeri yang diterima oleh si investor asing tersebut
b. Buku II Modal 1-5 Triliun, modal yang besar meningkatkan dapat meningkatkan jumlah aset dan penawaran jasa yang lebih banyak maka ekspansi kredit juga akan lebih baik dan meningkat menjadi lebih dari 60%, dapat memberikan fasilitas untuk membiayai kegiatan perdagangan debitur dengan transaksi perdagangan luar negeri (ekspor impor) maupun dalam negeri (jual beli) namun jaringannya sangat terbatas hanya beberapa saja.
c. Buku III Modal 5-30 Triliun, masuknya modal baru hingga 30 triliun memiliki kelebihan usaha lebih luas, penawaran jasa yang lebih banyak juga, maka ekspansi kredit juga akan lebih baik dan meningkat menjadi lebih dari 65%, dapat memberikan fasilitas untuk membiayai kegiatan perdagangan debitur dengan transaksi perdagangan luar negeri (ekspor impor) di wilayah Asia maupun dalam negeri (jual beli).
d. Buku IV Modal Lebih dari 30 Triliun, masuknya modal lebih dari 30 triliun memiliki kelebihan usaha lebih luas, penawaran jasa yang lebih banyak juga, maka ekspansi kredit juga akan lebih baik dan meningkat menjadi lebih dari 70%, dapat memberikan fasilitas untuk membiayai kegiatan perdagangan debitur dengan transaksi perdagangan luar negeri (ekspor impor) di seluruh negara dan tidak ada batasan maupun dalam negeri (jual beli).
Kegiatan Usaha Bank :
1. Funding (Menghimpun Dana)
2. Lending (Menyalurkan Dana)
3. Services (Memberikan Jasa-Jasa Bank Lainnya)
4. Clearing
5. Foreign Exchange
6. Safe Deposit Box
7. Bank Garansi
8. Letter Of Credit (L/C)
Bagian yang ada pada bank :
- Bagian Front Line : Satpam, Customer Service, Teller dan Account Officer.
- Bagian Back Office : Giro, Deposito, Transfer, Kliring, Administrasi Kredit, Ekspor-Impor, Accounting, Umum dan Personalia, Credit Support serta Bagian Internal Audit.
Tata cara penomoran akuntansi/pembukuan :
a. Asset diawali dengan angka 1xxxxx
b. Tabungan, giro, deposito 3xxxx
c. Modal/Laba Rugi 4xxxx
d. Pendapatan 7xxxx
e. Beban 9xxx
Tata cara penomoran nasabah dan rekening :
a. Jika Nomer nasabah 00.xxxxx.2011
menjadi nomer rekening dalam tabungan 302001.xxxx dan no rekening pada giro 301001.xxxx
b. Jika Nomer nasabah 00.xxxxx.2011
Deposito 1 bulan 303001.xxxx
Pinjaman instailment 106004.xxxx
Komentar
Posting Komentar